Trading Forex: Apa yang perlu Anda ketahui sebelum berinvestasi


Sekarang Anda akan dibombardir dengan banyak orang di sekitar Anda yang mencoba membujuk Anda untuk berinvestasi di Forex Trading atau mengajari Anda seni trading.

Yang benar adalah dengan kurangnya pekerjaan dan kesulitan dari pandemi saat ini; banyak orang berdagang Forex sebagai karir penuh waktu. Tapi apa itu Forex Trading?

Perdagangan Forex mengacu pada pembelian dan penjualan pasangan mata uang dengan tujuan menghasilkan keuntungan. Tujuannya sederhana; dapatkan untung dengan berdagang pada fluktuasi konstan pasangan mata uang utama dan ya, ini adalah cara yang sepenuhnya legal untuk menghasilkan uang. Namun, secepat seseorang bisa menghasilkan uang, mereka bisa kehilangan sebagian. Ada risiko sama seperti investasi lainnya.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menjadi bagian dari pasar global ini, berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum memulai.

  1. Pelajari dasar-dasarnya

Anda dapat berdagang tanpa pengetahuan sebelumnya tentang forex, tetapi ini tidak disarankan karena Anda akan mengalami kerugian yang signifikan dengan sangat cepat. Membuka akun demo bisa dibilang cara terbaik untuk memahami berbagai aspek perdagangan forex karena Anda akan dapat bereksperimen dengan bebas dan mengadopsi strategi baru tanpa takut kemunduran finansial. Anda juga dapat menonton tutorial video, menghadiri webinar, dan membaca blog serta artikel yang relevan untuk wawasan dasar dan lanjutan.

  1. Penting untuk memilih broker yang tepat

Pialang valas secara efektif bertindak sebagai perantara antara Anda dan pasar valas, jadi penting bagi Anda untuk memilih pialang yang tidak hanya dapat diandalkan dan diatur tetapi juga cocok untuk membantu Anda mencapai tujuan keuangan Anda. Pedagang yang sah akan memberi Anda platform perdagangan yang aman, memiliki akses ke pasangan utama, dan menawarkan alat dan grafik tambahan untuk mendukung pengambilan keputusan Anda. Ketahuilah bahwa ada broker scam yang akan mencoba menipu korban yang tidak menaruh curiga dengan berbagai praktik penipuan seperti skema Ponzi dan penipuan penjual sinyal.

  1. Nilai tukar mata uang dipengaruhi oleh peristiwa eksternal

Beberapa faktor mempengaruhi nilai tukar. Untuk bisa sukses memprediksi pergerakan harga, trader mencermati perkembangan ekonomi makro dan politik, seperti pengumuman bank sentral, rilis data ekonomi seperti PDB, tarif perdagangan, angka inflasi, tingkat pengangguran, dan indeks manufaktur. Ketidakstabilan politik juga dapat menyebabkan fluktuasi harga valas. Kalender ekonomi dapat menjadi cara yang baik untuk terus mengikuti berita keuangan global terbaru dan akurat.

  1. Bersiaplah untuk kerugian

Butuh beberapa saat untuk menyesuaikan dengan pergerakan pasar dan pola grafik. Ada kalanya Anda mungkin mengalami kerugian pada awalnya. Faktanya, bahkan trader forex terbaik pun menghadapi kerugian dari waktu ke waktu. Ini adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan perdagangan. Kuncinya adalah jangan biarkan kerugian menghalangi Anda. Gunakan mereka untuk mempelajari dan meningkatkan strategi perdagangan Anda.

  1. Latihan, latihan, latihan

Seperti disebutkan sebelumnya, membuka akun demo akan memberi Anda kebebasan untuk berlatih perdagangan sehingga Anda memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kapan harus membeli dan menjual pada waktu yang tepat. Ini juga merupakan kesempatan sempurna untuk mencoba strategi dan taktik baru. Anda harus terus berlatih setidaknya selama beberapa minggu atau sampai Anda merasa nyaman untuk menghasilkan uang sungguhan.

Karena Perdagangan Forex dapat menjadi sumber pendapatan yang besar, Anda harus berhati-hati terhadap penipu. Penipuan forex sering kali menawarkan “peluang investasi yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan” sebagai cara untuk meyakinkan Anda untuk berpisah dengan uang Anda. Ketika Anda kekurangan pengalaman trading, penipu akan mencoba mengeksploitasi optimisme Anda, ketakutan Anda, dan kurangnya pengetahuan Anda.

Penipuan Forex (FX) biasanya terlihat di platform media sosial seperti Facebook, menjanjikan pengembalian investasi mata uang yang sangat tinggi. Waspadai tanda peringatan berikut:

  1. Terlalu menjanjikan

Seperti semua investasi, perdagangan valas memiliki risiko. Jika individu yang menawarkan untuk mengelola uang Anda meremehkan kemungkinan Anda kehilangannya, atau menjanjikan pengembalian yang signifikan, lonceng peringatan harus berbunyi. Juga, jika sesuatu terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar itu benar.

  1. Tidak ada rekam jejak langsung

Selalu minta rekam jejak statistik terverifikasi dari akun perdagangan langsung, sehingga Anda dapat menilai kemampuannya sendiri. Jika mereka menolak atau menawarkan untuk menunjukkan statistik dari akun demo, Anda harus berhati-hati.

  1. Tekanan untuk menyimpan uang

Setiap pedagang Valas yang sah ingin Anda merasa nyaman berinvestasi dengan mereka sebelum Anda mentransfer uang. Karena itu, mereka tidak akan pernah menekan Anda untuk menyetorkan dana selama percakapan pertama Anda atau mencoba memberi tahu Anda untuk bertindak cepat dengan penawaran waktu terbatas. Jika seseorang melakukan ini, Anda harus segera menghentikan interaksi Anda, karena kemungkinan besar mereka mencoba melibatkan Anda dalam penipuan.

  1. Penghindaran

Mereka yang tidak memiliki apa-apa untuk disembunyikan tidak memiliki alasan untuk mengelak, jadi waspadalah apakah orang yang Anda ajak bicara menjawab pertanyaan Anda di muka atau mencoba mengalihkan fokus Anda, membicarakan Anda, atau bahkan menjadi argumentatif.

Ingatlah untuk selalu berhati-hati saat melakukan investasi, analisis pro dan kontra, dan buat keputusan yang Anda rasa nyaman.

Kampung Trader - Broker Forex Indonesia

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *