Cadangan devisa Bank Negara lebih tinggi pada US $ 109 miliar


KUALA LUMPUR: Cadangan devisa Bank Negara Malaysia (BNM) meningkat sebesar US $ 400 juta menjadi US $ 109 miliar pada 26 Februari 2020 dibandingkan dengan US $ 108,6 miliar pada 29 Jan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Bank Negara mengatakan posisi cadangan cukup untuk membiayai 8,6 bulan impor yang ditahan dan 1,2 kali total hutang luar negeri jangka pendek.

Bank sentral mengatakan komponen utama dari cadangan internasional adalah cadangan devisa (US $ 100,6 miliar), posisi cadangan Dana Moneter Internasional (US $ 1,5 miliar), Hak Penarikan Khusus (SDR) (US $ 1,2 miliar), emas (US $ 2,4 miliar). , dan aset cadangan lainnya (US $ 3,3 miliar).

Aset tersebut terdiri dari emas dan devisa serta cadangan lainnya, termasuk SDR senilai RM437,92 miliar, surat-surat pemerintah Malaysia (RM11,17 miliar), simpanan pada lembaga keuangan (RM2,72 miliar), pinjaman dan uang muka (RM18,68 miliar) , tanah dan bangunan (RM4,16 miliar), dan aset lainnya (RM16,54 miliar).

Bank sentral mengatakan modal dan kewajiban terdiri dari modal disetor (RM100 juta), cadangan (RM169,99 miliar), mata uang yang beredar (RM139,12 miliar), simpanan oleh lembaga keuangan (RM138,79 miliar), simpanan pemerintah federal ( RM9,19 miliar), simpanan lainnya (RM14,97 miliar), kertas Bank Negara (RM9 miliar), alokasi SDR (RM7,79 miliar), dan kewajiban lainnya (RM5,22 miliar). – Bernama



Kampung Trader - Broker Forex Indonesia

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *