Sri Lanka menangguhkan persyaratan penyerahan valas




ECONOMYNEXT – Sri Lanka untuk sementara menangguhkan persyaratan yang diberlakukan pada bank untuk menyerahkan sebagian dari pengiriman uang dan penerimaan ekspor ke bank sentral, kata pejabat sektor keuangan.

Pada bulan Februari bank sentral meminta bank untuk menyerahkan 10 persen dari pengiriman uang masuk yang dikonversi menjadi rupee oleh penerima ke bank sentral dan 12,5 persen dari hasil eksportir.

Bank diinstruksikan Rabu malam bahwa instruksi itu ditangguhkan dengan segera.

Satu minggu dolar mencapai rekor 202/203 rupee pada Rabu.

Rupee menguat pada hari Kamis.

Persyaratan penyerahan dapat diberlakukan kembali nanti.

Persyaratan penyerahan mengambil dolar yang tersedia untuk menebus rupee (likuiditas) yang menghantam pasar forex sekaligus menambah likuiditas segar.

Pada bulan Februari, eksportir diminta untuk memulangkan pendapatan devisa dalam waktu 180 hari setelah pengiriman dan mengubah 25 persen menjadi rupee.

Persyaratan tersebut masih berlaku.

Tetapi eksportir diberi waktu tambahan 14 hari untuk menukar dolar setelah diterima jika dana tersebut dikirim sebelum enam bulan dalam perintah yang dikeluarkan pada 09 Maret.

Dalam pesanan awal di bulan Februari, mereka diminta untuk mengubah 35 segera setelah diterima. (Kolombo / Mar18 / 2021)


Kampung Trader - Broker Forex Indonesia

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *